Tutorial Cara Menggunakan Printer dan Jenis Printer Berdasarkan Fungsi

Cara Menggunakan Printer

Posted on

Cara Menggunakan Printer – Printer adalah alat untuk mencetak teks, grafik, gambar, dan data lainnya pada selembar kertas, plastik, dan media lainnya. Misalnya printer Canon, Epson, HP dan sebagainya.

Printer dibagi menjadi dua jenis, yaitu: Impact Printer (Printer ketuk) dan Printer Non-impact (printer tanpa ketuk). impact Printer adalah printer yang dapat mencetak kertas rangkap. Sedangkan printer non-impact adalah alat cetak dengan alat penyemprot tinta.

Jenis printer ini terdiri dari printer inkjet (printer yang menggunakan tinta) dan printer laser (printer yang menggunakan teknologi elektrostatik). Saat ini hampir setiap kegiatan belajar mengajar atau pekerjaan membutuhkan penggunaan printer.

Menulis atau menggambar yang dicetak menggunakan printer memang terlihat lebih rapi dan lebih jelas dari pada tulisan tangan. Prosesnya bahkan lebih cepat sehingga lebih efisien dari segi waktu.

Cara menggunakan printer sebenarnya tidak susah, namun sampai saat ini masih ada orang yang belum bisa menggunakannya. cara mengoperasikan printer cukup mudah dan anda bisa mempelajarinya dalam waktu singkat serta langsung mempraktekannya.

Namun apabila menginginkan secara detail maka berikut akan sedikit kami jelaskan cara menggunakan printer.

Tutorial Cara Menggunakan Printer

Tutorial Cara Menggunakan Printer

1. Menyalakan Printer

Tidak semua orang tahu langkah-langkah untuk menggunakan mesin printer yang baik dan benar sehingga printer menjadi cepat rusak. Selain menyebabkan kerusakan langkah-langkah untuk menggunakan mesin printer yang salah juga akan berdampak pada hasil pencetakan yang tidak sempurna.

Salah satu kesalahan operasi printer yang menyebabkan kegagalan cetak adalah “lupa untuk membuka jalur tinta”. Jika ini dibiarkan tinta akan menyumbat dan hasil cetak tidak dapat dilihat dengan jelas.

Berikut langkah-langkah untuk menggunakan printer

  • Pasang (install) aplikasi printer yang terdapat pada kepingan CD printer pada komputer atau laptop yang digunakan.
  • Hubungkan kabel listrik printer ke sumber listrik dan kemudian hidupkan printer dengan menekan tombol Power On,
  • Hubungkan ujung kabel yang kepalanya berbentuk setengah lingkaran ke port pointer dan bagian lain yang kepalanya seperti flashdisk ke post USB komputer atau laaptop.
  • Buka penutup printer, letakkan kertas pada tempat penyimpanan perinter dan pastikantinta tersedia.
  • Buka file komputer yang akan dicetak. Kemudian lakukan proses mencetak dengan menekan simbol Prin atau tekan kombinasi tombol (ctr+P) pada keyboard.

Follow Perkembangan Teknologi Dengan Membaca: Cara Mengisi Tinta Printer Cannon

2. Mematikan Printer

Setelah proses pencetakan tidak terdeteksi pada perangkat, maka user dapat menekan tombol power untuk mematikan mesin kemudian membiarkan heaad printer hingga diam berada pada posisi di tengah.

Setelah pemakaian pencetak dalam jangka waktu yang cukup lama bebrapa kasus atau permasalahan yang dapat terjadi misalnya tombol power pada print rusak sehingga anda tidak dapat mematikan mesin secara langsung.

Jika mematikan printer yang sedang hidup langsung dengan menekan tombol power maka lama kelamaan sensor yang menghubungkan antara software ke hardware printer akan mengalami crash dan akhirnya mengakibatkan printerpun rusak nah untuk itu berikut langkah-langkah mematikan printeryang benar.

  • klik start.
  • klik Devices and Printers kemudian pilih printer yang sedang online, biasanya ditandai dengan tanda “contreng hijau” atau bisa dilihat dari seri printernya.
  • klik kanan dan pilih printers preferences.
  • klik Maintenance.
  • klik icon Power off .
  • pilih ok.
  • selesai.

Follow Perkembangan Teknologi Dengan Membaca: Cara Mengatasi Hasil Print Bergaris

Jenis-Jenis Printer Berdasarkan Fungsinya

Macam-macam jenis Printer Beserta Keungulan dan Kelemahannya

Nah, jika Anda telah mengetahui bagaimana cara menggunakan Printer, selanjutnya kami akan memberikan sedikit informasi mengenai jenis-jenis printer yang umum di gunakan.

1. Printer InkJet

Salah satu jenis printer yang umumnya ditemukan adalah printer InkJet. Printer inkjet jenis ini menyemprotkan tinta pada kertas untuk membentuk gambar atau dokumen yang Anda cetak.

Printer ini bekerja dengan menempatkan pelat magnetik yang mengalirkan tinta ke atas kertas sesuai dengan pola yang diinformasikan oleh komputer atau drivernya.

Itu sebabnya terkadang tinta tidak bisa mengalir karena ada masalah, dan Anda harus mengatasinya dengan mengatasi tinta printer yang tidak mengalir. Kualitas printer InkJet standar pada umumnya tidak sejauh ini dengan kualitas printer laserjet, yang memiliki kepadatan sekitar 300 dpi.

Seperti printer pada umumnya, printer jenis ini dapat digunakan untuk mencetak dalam warna hitam atau warna lain dengan kombinasi tertentu yang akan disemprotkan sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh komputer.

Karena itu, menggunakan tinta semprot, kualitasnya dianggap lebih baik dari pada dot matrix, salah satunya adalah karena tinta bisa mengering dalam hitungan detik.

Kelebihan dari printer ini antara lain hasil cetak yang lebih cepat jika dibandingkan dengan printer dot matrix, dengan kualitas yang cukup baik dan noise cetak yang relatif tidak terlalu keras atau berisik.

Sementara itu, kerugiannya adalah harganya relatif mahal jika dibandingkan dengan printer dot matrix, dengan harga tinta asli yang relatif mahal dan tidak dapat mencetak lebih dari satu salinan.

2. Printer Dot Matrix

Printer berikutnya adalah printer dot matrix. Jenis printer ini menggunakan sistem pembentukan karakter dengan menekan jarum pada pita di atas kertas sehingga dapat mencetak karakter tertentu di atas kertas.

Dengan kata lain, tinta dari printer ini adalah pita itu sendiri. Hasil cetaknya adalah titik-titik kecil yang dirangkai menjadi karakter, oleh karena itu hasil cetaknya tidak terlalu bagus.

Karena berfungsi seperti mesin tik, cetakan dari printer ini dapat digandakan dengan karbon. Karena bergantung pada pita, warna yang dapat digunakan saat pencetakan terbatas hanya satu warna, biasanya merah atau hitam.

Kecepatan cetak juga relatif rendah, antara lima puluh hingga lima ratus karakter per detik, dengan jumlah pin atau jarum bervariasi antara 9-24 yang akan menentukan kualitas cetak yang dihasilkan.

Printer ini banyak digunakan untuk mencetak dokumen yang digandakan dan digandakan, seperti kwitansi, stopmaps, ampoops, dan sebagainya.

Kelebihan dari printer dot matrix termasuk bisa mencetak dalam rangkap dua, ukuran kertas yang dapat digunakan untuk mencetak relatif lebar, dengan biaya pita printer yang relatif murah.

Sementara itu, kelemahannya adalah dpi dan ppm rendah, menghasilkan cetakan kasar, kecepatan cetak lambat, suara bising, dan cetakan yang tidak memiliki warna yang bervariasi.

Jika printer dot matrix Anda memiliki masalah, tentu saja Anda perlu tahu apa yang menyebabkan printer tidak mencetak, yang mungkin berbeda dari printer inkjet.

3. Laser Jet Printer

Jenis printer berikutnya yang sering kita temui adalah printer laser jet. Printer yang satu ini menggunakan laser sebagai media utama dalam pencetakannya.

Cara kerjanya cukup unik, yaitu laser yang disinari pada jenis drum untuk membuat pola gambar yang akan dicetak pada kertas yang Anda miliki.

Drum akan berputar melalui toner (sejenis tinta dalam bentuk busa dan bukan cair), bagian drum yang dialiri listrik akan mengambil toner untuk kemudian dipindahkan ke kertas dengan bantuan tekanan dan panas.

Printer ini bekerja dengan cepat dan kartrij dapat bertahan relatif lebih lama jika dibandingkan dengan printer lain. Warnanya juga dapat bervariasi, seperti printer inkjet yaitu CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black). Kualitas cetakan printer laser jet sangat bagus dan tajam dan dapat menghemat tinta.

Itulah sebabnya kecenderungan printer laser cocok dan sering digunakan untuk mereka yang mencetak dalam jumlah besar dan harus berkualitas tinggi, seperti memfotokopi dan bisnis percetakan di dekat sekolah, atau mereka yang bekerja di kantor.

Keuntungan dari printer laser jet termasuk kecepatan cetak yang relatif tinggi dengan hasil pencetakan yang sangat baik dan suara pencetakan yang cenderung tenang atau tidak berisik. Sementara kerugiannya termasuk harga tinggi dan cepat panas.

4. LED / LCD printer

Printer LED atau LCD bekerja berdasarkan prinsip yang tidak jauh berbeda dengan printer laser jet. Perbedaannya terletak pada sumber pembuat pola. Jika printer laserjet menggunakan laser, maka printer LED / LCD menggunakan dioda pemancar cahaya untuk membuat pola pada drum.

Hasil cetaknya sangat bagus, baik untuk mencetak teks dan gambar. Jika tidak digunakan dalam waktu lama, lebih baik jika Anda menghemat dengan menyimpan printer dalam waktu lama sehingga printer LED / LCD Anda tidak rusak.

5. Plotter printer

Jenis printer berikutnya adalah printer yang banyak digunakan untuk mencetak grafik pada permukaan kertas, cetak stiker, vinyl dan lainnya yang membutuhkan pencetakan grafis pada area yang luas.

Itu sebabnya printer ini banyak digunakan dalam mencetak spanduk, poster, dan sejenisnya. Plotter printer dapat dibagi menjadi dua, yaitu plotter flatbed dan plotter drum.

Kelebihan printer ini tentu saja mampu mencetak kertas dengan ukuran lebar, dengan kecepatan cetak yang andal dan kualitas cetak yang baik dan tidak berisik. Sementara itu, harganya relatif mahal, ukurannya terjadi dan bisa juga membuang-buang tinta tergantung pada apa yang dicetak dengannya.

Itulah beberapa jenis printer yang bisa Anda ketahui. Selain jenis-jenis printer di atas, jenis-jenis printer lain yang dapat Anda pelajari adalah:

  • Printer termal
  • Printer bubble jet
  • Printer tinta padat
  • Printer DTG (langsung ke pakaian)
  • Label Printer

Atau Anda dapat mempelajari semua jenis printer di artikel kami yang berjudul Macam-Macam Jenis Printer.

Akhir Kata

Nah, itu tadi informasi dari kami tentang Cara Mudah Mengoperasikan Printer. Sekarang anda tidak perlu kawatir lagi ataupun bingung bagaimana cara mengoperasikan printer sekarang anda telah mengetahui cara menyalakan dan mematikan printer.

Terima kasih telah membaca artikel ini dan jangan lupa terus ikuti perkembangan teknologi dengan membaca artikel kami yang akan update setiap harinya, terima kasih atas kunjungannya dan sampai jumpa.